Operasional Bandara Simalungun Tertunda

10:59, 31/12/2010

RAYA-Pengoperasian cikal bakal Bandara Raya yang ditargetkan Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM paling lambat akhir tahun 2010, dipastikan tidak dapat terealisasi. Curah hujan yang sangat tinggi menjadi penyebab proses pengerasan landasan selebar 25 meter dan panjang 641 meter terganggu.

Tekstur tanah liat berpasir yang menjadi ciri khas tanah di Kecamatan Raya juga menjadi salah satu faktor penyebab alat berat tidak dapat bekerja maksimal.

“Tahun ini dipastikan pengerjaan landasan tidak tuntas, hujan berkepanjangan menjadi penyebabnya. Untuk pembukaan lahan serta perataan telah hampir finis, tapi pengerasan masih belum karena pasir dan batu gunung yang dibutuhkan tidak dapat didistribusikan ke lokasi karena proses pemuatan ke truk di daerah Merek Kabupaten Karo juga terganggu karena hujan,” kata Kabid Sarana dan Prasarana pada Dinas PU dan Bina Marga Simalungun Ir Osman Manurung, Kamis (30/12).Sementara pembangunan cikal bakal Bandara Raya terus berlanjut, pro dan kontra dari  masyarakat Raya tetap muncul. Bangunan di atas tanah lokasi praktek SMK N 1 Raya ini dikhawatirkan menjadi masalah karena secara administrasi kejelasan status tanah belum dituntaskan. Sementara MOU antara Pemkab Simalungun dengan maskapai yang beroperasi juga belum jelas.

“Pada prinsipnya kita setuju pembangunan bandara karena secara otomatis akan memperlancar transportasi. Tetapi pembangunannya hendaknya tetap sesuai dengan aturan,” kata Adil Saragih, Kordinator Simalungun Corruption Watch (SCW). (esa/smg)


YM

Kata kunci pencarian berita ini:

 
PLN Bottom Bar