Seminggu Sekali Pergi ke Salon

10:40, 17/09/2010
Seminggu Sekali Pergi ke Salon
Ilustrasi: Agung Utomo

Faisal Azmi, Gelandang PSMS Medan

Sosok yang satu ini bisa dikatakan tak asing lagi bagi PSMS. Ya, setelah masuk dalam skuad musim lalu, musim inipun dia memiliki kesempatan yang sama. Rambutnya yang gondrong cenderung membuat dirinya terihat seram. Padahal, pria kelahiran 4 Agustus 1986 di Lubukpakam ini cukup menyenangkan. Seperti apa kisahnya?

PUTRA H HASIBUAN, Medan

Nah, soal rambut yang telah menjadi ciri khas Faisal, Sumut Pos yang mewancarainya belum lama ini sempat menahan geli. Pasalnya, pemain berusia 24 tahun ini mengaku menghabiskan dana yang tak sedikit untuk mahkotanya tersebut. Bahkan, wajah seram yang selalu berjibaku merebut bola tersebut ternyata rutin ke salon untuk perawatan rambut. Tidak tanggung-tanggung, dirinya selalu menyempatkan diri setiap pekannya ke ruang kecantikan tersebut.

“Tapi aku gak punya salon langganan. Jadi tak terikat, kemana mau creambath tinggal cari salon terdekat,” aku Faisal.
Suami dari Fiona ini mengaku rambut tak menjadi penghalang saat bermain bola. Malah, pilihan gaya rambutnya itu didukung oleh istri dan anaknya. Karena itu, Faisal bersyukur memiliki keluarga yang mendukung. Kadang, kala bertanding keluar kota untuk beberapa waktu, dirinya merasakan rindu yang terkira. “Ya, kecintaanku selalu mengalir, Bang. Apalagi mereka sering ditinggal, makanya itu jadi penambah semangat biar tetap sukses,” jelasnya.
Ayah dari Faza dan Fizi ini mengakui, dirinya selalu menghubungi keluarga saat berada di Medan. Pasalnya, hingga kini anak dan istrinya masih menetap di Pakan Baru. “Untuk melepas rindu aku selalu telepon dua kali sehari, tanya perkembangan keluarga,” tambah Faisal.

Sebelum menjadi pemain sepak bola, Faisal bersekolah di SD Muhammadiyah Lubukpakam. Di sela sela pendidikan formalnya, pemain yang memakai anting di kuping kanan ini juga memasuki SSB Lubukpakam Bersinar. Kemudian melanjutkannya ke SMP Nusantara Lubukpakam dan lanjut SMA di tempat yang sama. Faisal bergabung dengan PSDS Junior sejak 2000. Setelah itu dia bergabung dengan PSKPS Padang Sidimpuan. Bertahan dua tahun, Faisal kembali pulang kampung  dan memperkuat PSDS (2004), lalu PSPS Pekan Baru (2006), Persitara (2007), dan kembali lagi ke PSPS (2008). (*)


YM

Kata kunci pencarian berita ini:

 
PLN Bottom Bar