Satu untuk Semua, Semua untuk Satu

10:30, 10/01/2011
Satu untuk Semua, Semua untuk Satu
Parade: Salah satu parade WAC dalam acara 17 Agustusan, tahun lalu di Lapangan Merdeka.//Istimewa/Sumut Pos

Bertandang ke Markas WAC Sumut

Bagi para penggemar mobil tua buatan negeri Paman Sam di Sumut sekarang gak akan merasa sendiri lagi. Seperti ganasnya track yang biasa dilaluinya, Willys Auto Club (WAC) kian eksis di belantara off road Sumut.

“Awalnya tahun 2000-an kita bertiga; saya, Pak Bakri, dan Pak Ikhsan dengan bermodal 3 unit Jeep Willys keluaran Tahun 50-an. Ketika itu kita sepakat membentuk perkumpulan khususnya bagi orang yang gemar dengan Jeep Willys,” buka H Z Hasibuan selaku sekretaris WAC di Jalan Jemadi No 75 Medan.

Setelah kesepakatan dibuat, ketiganya pun bertugas mencari anggota sebagai kelengkapan suatu klub. Tak sungkan-sungkan ketiganya beraksi bak petugas yang melakukan pengejaran tersangka. Mereka akan mengikuti si target operasi untuk mengetahui tempat tinggalnya, baru menanyakan kesediaannya bergabung di club.

Kegiatan pertama klub, yaitu touring ke Cagar Alam Sibolangit yang dilaksanakan tanggal 18 Agustus 2001 dengan keanggotaan yang berjumlah 10 orang yaitu HZ Hasibuan, Adam, Ikhsan, Anto, Cokman, B Santoso, Pohan, Sitanggang, dan Iwanto yang juga Pengurus International Offroad Federation (IOF) Komcab Tanah Karo. Di situ disepakati untuk memberi nama klub Medan Willys Club (MWC).

Keanggotaan klub baru mengalami perkembangan di tahun 2002 dengan masuknya salah seorang anggota DPR Bapak AKBP (Purnawirawan) Haji Rusbandi sebagai ketua klub.

“Waktu itu saya dapat informasi dari anggota club-Pak Anto yang juga pemilik bengkel Jeep Asanta. Ditemani Pak Adam kita menemui beliau sekaligus meminta kesediaannya menjadi ketua club. Beliau baru menerima setelah ditugaskan di Poldasu,” jelas HZ Hasibuan.

Melihat perkembangan keanggotaan yang datang dari berbagai daerah di Sumut, bahkan dari luar Sumut, tanggal 13 Mei 2002 klub pun berganti nama menjadi Willys Auto Club Sumatera Utara (WAC).

Hari jadi club yang pertama diperingati sekaligus menggelar bakti sosial di Tanah Jawa Kabupaten Simalungun 3 Mei 2003 silam. Di situ klub memberikan santuan kepada anak yatim serta bantuan untuk pembangunan mesji Al-Ikhlas di Desa Bakisat. Dari situ kegiatan berupa bakti sosial pun menjadi kewajiban di setiap even yang digelar.

“Willys Auto Club bertujuan untuk sosial sesuai dengan motto club “Satu Untuk Semua, Semua Untuk Satu”. Tapi kita juga aktif mengikuti kegiatan lainnya dan tidak pernah absen dalam peringatan HUT Republik Indonesia di Lapangan Merdeka. Pada Signal Hunting Rally 2005 Kapendam II Bukit Barisan, Willys meraih Juara Umum dengan 9 Trophy” tegasnya.

Seiring berlalunya waktu, kegiatan club mulai mengalami perubahan dengan kedatangan 2 pecinta Jeep Willys. Seorang Off Roader-AKBP Omad Sik asal Bandung di tahun 2005 merubah perjalanan yang mulus untuk melintasi alam nan perawan dan menembus perbukitan yang menjulang. Kepedulian AKBP Drs Marzuki MM terhadap mobil tua ditunjukkan dengan menciptakan garis koordinasi dengan wadah off roader; Land Rover, IOF Komcab Tanah Karo dan Jeep Jambore yang kerap mendukung kegiatan klub ini.

Di usianya yang ke delapan tahun, klub yang beranggotakan 49 orang ini akan ambil bagian dalam kegiatan touring melewati objek pariwisata di Sumatera Utara yang cukup terkenal, yaitu Danau Toba menuju Samosir. Selain untuk menjalin koordinasi dengan seluruh anggota sekaligus untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat sekitar. (*)


YM

Kata kunci pencarian berita ini:

 
PLN Bottom Bar