Menteri Malaysia Akui Adanya Ideologi Militan di Kampus

10:11, 07/01/2011

Kuala Lumpur- Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein mengakui keberadaan ideologi militan di universitas-universitas negeri itu berdasarkan laporan yang diterima badan-badan intelijen asing dan lokal. Namun dikatakan petinggi negeri jiran itu, situasi saat ini masih terkendali dan tidak mempengaruhi keamanan nasional.
“Itu masih terkendali karena tidak berdampak pada keamanan negara ataupun mendatangkan ancaman segera, meski kita tak bisa acuh tak acuh soal itu,” ujar Hishammuddin seperti dikutip harian Malaysia, New Straits Times, Kamis (6/1).

“Jika ideologi-ideologi tertentu menimbulkan ketakutan akan militansi ataupun kekerasan, maka kita akan mengambil tindakan tanpa ragu-ragu,” tegasnya.

Menurut Hishammuddin, ideologi radikal di kalangan mahasiswa Malaysia itu termasuk ekstremisme Islam dan separatisme Tamil.

Dikatakan Hishammuddin, kementeriannya juga bekerja sama dengan badan-badan asing termasuk Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI, intelijen Inggris, intelijen Australia dan intelijen Arab Saudi untuk mengatasi masalah ini.

Otoritas Malaysia menangkap lebih dari selusin orang tahun lalu atas dugaan mereka terlibat dalam aktivitas teroris. Mereka yang ditangkap termasuk seorang dosen asal Suriah dan seorang warga Malaysia yang diduga mencoba merekrut para mahasiswa untuk bergabung dalam jaringan teroris Jemaah Islamiyah. (net/jpnn)


YM

 
PLN Bottom Bar