Seri Pembuka Honda DBL 2011

11:03, 20/01/2011

Sukses di Padang Seperti Bukan Tahun Pertama

PADANG-Salut untuk penggemar basket di Kota Padang. Meski baru kali pertama menjadi tuan rumah, jumlah penonton Honda Development Basketball League (DBL) 2011 seri Sumatera Barat sudah lebih dari 2.000 orang per hari.

Hingga final Honda DBL 2011 seri Sumbar tadi malam (19/1), total penonton menembus angka 16 ribu orang. Padahal, kompetisi yang diikuti 35 tim itu hanya berlangsung tujuh hari pertandingan di GOR Prayoga.

”Dengan angka penonton yang lumayan itu, Padang seolah sudah bertahun-tahun menjadi tuan rumah Honda DBL. Sebagai pembanding, kompetisi basket profesional di Indonesia saja sekarang masih belum sampai 2.000 orang penonton per hari,” kata Masany Audri general manager DBL Indonesia, penyelenggara Honda DBL 2011, di Padang kemarin.

Kehebohan ini pun mengejutkan kalangan basket setempat. “Saya bersyukur Honda DBL mampir ke Sumatera Barat. Evennya luar biasa. Belum pernah ada yang seheboh ini. Saya ingin even ini mampir lagi ke Sumbar tahun depan,” kata Suwagito Lawer ketua Perbasi Sumbar.
Dalam final kemarin, tim putri SMAN 1 Payakumbuh menjadi jawara, menang 59-41 atas SMAN 1 Sijunjung. Di final putra, SMA Don Bosco Padang meraih gelar, mengalahkan SMAN 2 Payakumbuh dengan skor 69-42.

Bagi tim putri Payakumbuh, ada pula hadiah bonus. Bintang mereka, Megawati, terpilih sebagai Honda Most Valuable Player (MVP) sekaligus League DBL First Team, plus menjadi pemenangan Telkomsel DBL Three-Point Competition. Dia pun berhak ikut DBL World Camp 2011, yang akan diselenggarakan bersama pelatih-pelatih kelas dunia di Surabaya, Juli mendatang.
Dengan hasil ini, Megawati mengaku gembira tak terkira. “Ini kemenangan berlipat-lipat. Saya sangat bersyukur. Even ini sangat spektakuler. Tolong, Honda DBL datang lagi tahun depan,” ucapnya.

Syamsul Bahri, wakil walikota Payakumbuh (sekitar empat jam dari Padang) juga bersyukur dengan kesuksesan tim dari kotanya tersebut.

“Ternyata memang seperti yang diberitakan Padang Ekspres (Jawa Pos Group, Red). Saya tidak menyangka ada even basket seramai ini. Tahun depan, tim-tim asal Payakumbuh akan saya dukung sepenuhnya. Ini tidak hanya bagus untuk daerah, tapi juga untuk pelajar,” kata Syamsul Bahri.

Lebih lanjut, Syamsul punya harapan lebih tinggi lagi kepada anak-anaknya yang lolos ke Surabaya. “Saya doakan, pelajar yang terkirim ke Surabaya bisa sampai ke Amerika Serikat,” ucapnya.

Memang, para pemain dan pelatih yang terpilih masuk First Team dapat peluang istimewa. Mereka bakal ikut DBL World Camp 2011, yang diselenggarakan bersama pelatih-pelatih kelas dunia di DBL Arena Surabaya, akhir Juli mendatang.

“Di sana, mereka akan diseleksi, dan para pemain serta pelatih terbaik akan pergi ke Amerika untuk belajar dan bertanding. Dari setiap provinsi, termasuk Sumbar, kami memilih lima pemain putra, lima putri, dan dua pelatih untuk ikut camp,” tutur Masany Audri. (mg2/z/mtn/jpnn)


YM

 
PLN Bottom Bar