Sampah Masyarakat Cemari Danau Toba

10:14, 21/01/2011

TOBASA-Sampah masyarakat Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) khususnya yang tinggal di pingiran Danau Toba masih mencemari air Danau Toba. Diperkirakan puluhan ton sampah dan limbah cair per hari yang dihasilkan pabrik dan masyarakat, dibuang ke aliran sungai yang bermuara ke Danau Toba.

“Kian lama tingkat pencemaran Danau Toba semakin parah. Hal itu disebabkan jumlah penduduk dan hasil produksi limbah cair selalu meningkat. Dan pembuangan limbah masyarakat selalu ke anak sungai yang bermuara ke Danau Toba,” ujar Parulian, salah seorang pemerhati lingkungan hidup, Selasa (1/21) di Balige.

Menurut Parulian, masyarakat yang tinggal di di pinggiran Danau Toba memiliki kebiasaan membuang sampah ke danau karena sangat praktis dan tidak perlu repot melakukan pembakaran.

Dia mencontohkan, di Desa Lumban Silintong, Tobasa, ada tempat pembuangan sampah liar berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS). Jarak TPSS dengan lokasi tempat pembuangan sampah liar hanya berjarak 10 meter. Namun masyarakat tetap membuang sampah secara sembarangan. Lokasi TPSS yang dibangun di Desa Lumban Silintong hanya berjarak lima meter dari Danau toba. (cos/smg)


YM

 
PLN Bottom Bar