Telaten Rawat Shakira-Christina Aguilera

11:15, 11/01/2011
Telaten Rawat Shakira-Christina Aguilera
BERI MAKAN: Zeby Febrina memberi makan komodo di Kebun Binatang Ragunan.//Putu Iskandar/Jawa Pos

Zeby Febrina, 2 Tahun Getol Kampanyekan Komodo Jadi Keajaiban Dunia

Sudah dua tahun ini Zeby Febrina menjalankan tugas dari Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata untuk mengkampanyekan komodo agar masuk dalam deretan keajaiban dunia. Bagi Zeby, komodo sudah menjadi bagian dari hidupnya.

AGUNG PUTU ISKANDAR, Jakarta

KANDANG komodo di Kebun Binatang Ragunan Minggu (9/1) siang sedang ramai. Sejumlah pengunjung memadati kandang binatang sisa zaman purba itu. Ukuran kandang seluas dua kali lapangan bola voli.

Siang itu, Zeby bersama dua petugas dari Ragunan masuk ke kandang tersebut. Bara, Shinta, dan Jojo (nama-nama untuk komodo di dalam kandang) yang sebelumnya terlihat sedang melamun, langsung terkesiap. Tiga komodo tersebut mengendus bau darah. Sebab, Zeby membawa ember berisi sepuluh ekor ayam yang sudah dipotong-potong. Ketiga komodo itu pun langsung berjalan membuntuti Zeby.

“Come on, Bara. Come on. Come here,” kata Zeby sambil mengayun-ayunkan paha ayam di depan salah satu komodo gembrot.  Komodo bernama Bara itu pun berjalan pelan. Namun, tiap kali mendekat, Zeby tak langsung menyerahkan paha ayam agar dicaplok Bara. Dia terus berjalan agar Bara mengikutinya.

Bara memang salah satu komodo dengan berat badan berlebih. Jalannya menyeret dan tidak gesit mengejar makanan. Perutnya bergelambir dan menempel di tanah. Karena itu, Zeby harus membuat Bara berjalan setiap kali memberi makananan. “Ini seperti exercise bagi mereka. Biar tidak terlalu gembrot,” ujar ibu dua anak ini.
Hal serupa terjadi pada Shinta dan Jojo. Mereka berdua adalah dua komodo obesitas di Ragunan. Mengenali komodo dengan berat badan berlebih, kata Zeby, cukup gampang. Komodo berbadan bagus biasanya memiliki penampang ekor berbentuk segitiga.

Saat berjalan, kata Zeby, mereka bisa mengangkat tubuhnya. Bahkan, komodo dari Pulau Rinca, Provinsi Nusa Tenggara Timur biasanya lebih tinggi dan agresif daripada di Pulau Komodo. Itu karena mereka jarang makan dan binatang yang bisa dimangsa sangat jarang. “Di sini komodo gemuk karena makanannya rutin. Jadi mereka lebih baik menunggu makanan daripada berburu,” ujarnya.

Rampung dengan tiga komodo itu, Zeby lantas mendatangi kandang komodo lain yang berdampingan. Di kandang berukuran hampir sama itu, terdapat dua komodo. Yakni, Shakira dan Christina Aguilera. Siang kemarin Shakira terlihat letoy. Dia tidak se-agresif Christina.

“Padahal kan lebih terkenal Shakira ya? Piala dunia kemarin kan Shakira banyak pentas,” canda Zeby lantas terkekeh. Yang dimaksud Zeby dengan Shakira itu adalah penyanyi Kolombia. Bukan komodo.

Tidak seperti komodo bernama Shakira, Christina langsung menyongsong dua petugas Ragunan yang membawa makanan. Shakira hanya diam di antara pasir-pasir yang ditumbuhi rerumputan. Saat Zeby mengayun-ayunkan dada ayam, Shakira hanya melihatnya. Tubuhnya bahkan tak beranjak dari tempatnya lesehan. “Shakira ada sakit di pencernaannya. Gara-gara berkelahi dengan komodo lain. Jadi dia tidak bisa makan sendiri. Harus disuapin,” ujarnya.

Wanita kelahiran Bandung 40 tahun lalu ini lantas mengambil ranting. Dia menancapkan dada ayam ke ujung kayu. “Ayo Shakira, ayo. Makan dulu, sayang,” katanya sambil menempelkan dada ayam tersebut di depan mulut Shakira. Komodo betina itu awalnya jual mahal.

Dia hanya celingak-celinguk tak langsung mencaploknya. Namun, beberapa lama kemudian, Shakira akhirnya membuka mulut dan hap! “Good job, good job. I love you so much,” kata Zeby sambil memonyongkan bibirnya.
Zeby merupakan pegiat komodo sejak 2009. Pada akhir 2009, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) menggandengnya untuk berkampanye tentang komodo dan Taman Nasional Komodo. Mantan model itu dibebani tugas mempopulerkan komodo. Apalagi, pada saat itu Kemenbudpar sedang setel kenceng mengejar voting Taman Nasional Komodo sebagai tujuh keajaiban dunia baru kategori alam alias New Seven Wonders of Nature.

Saat ini Taman Nasional Komodo memang terus lolos dalam setiap babak voting keajaiban dunia baru. Bahkan, saat ini Taman Nasional Komodo sudah masuk babak final dari 28 finalis. Karena itu, wanita bertubuh langsing ini terus berkampanye sebelum tenggat waktu voting pada 11 November tahun ini (11-11-2011).

Menurut Zeby, masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang kurang dalam membaca, namun gemar nonton. Karena itu, dia mendesain kampanye komodo lebih visual. Mulai dari membuat program-program di televisi hingga video-video yang bisa diputar di sekolah-sekolah.

Video-video itu juga dibikin sesuai segmen. Untuk anak-anak yang duduk di Sekolah Dasar (SD), video dibikin ceria dengan banyak gambar-gambar kartun. Sedangkan untuk siswa SMA, Zeby membuatnya lebih seru dengan gambar komodo bertarung hingga berdarah-darah. “Kalau yang untuk SD dipakai di SMA, mereka pasti langsung bilang boring,” paparnya.

Ibunda Batara Pascal Suprayogi (14) dan Fabian Rehan Suprayogi (12) ini juga membuat sejumlah program di televisi. Salah satunya di program Jejak Petualang di Trans7. Dia mengajak presenter kondang seperti Riyani Djangkaru ke Pulau Komodo. “Saya awalnya menggarap segmen masyarakat penggemar petualangan. Susah kalau langsung terjun ke masyarakat umum,” katanya.

Bahkan pada November tahun lalu, Zeby ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) untuk berkampanye tentang komodo. Penggemar berat mendiang Putri Diana itu menilai, UEA merupakan negara strategis untuk berkampanye. Sebab, negeri Timur Tengah itu merupakan satu dari tiga negeri yang memiliki privilege voting keajaiban dunia via SMS. Dua negeri lain adalah Polandia dan Israel.

“Kalau Israel susah, Polandia juga bagaimana nembus ke sana. Kalau UEA kan ada TKI di sana, kita bisa masuk,” katanya.

Zeby dan tim kemudian presentasi di KBRI. Sambutan masyarakat Indonesia di sana sangat meriah. Bahkan, mereka langsung ikut voting via SMS sekaligus internet.

Upaya wanita berkulit cerah ini tak berhenti sampai di situ. Dia kemudian berupaya memilih duta komodo. Syaratnya, kata Zeby, duta tersebut harus benar-benar tertarik dengan komodo. Pilihan jatuh pada pembalap GP3 Rio Haryanto. Dalam sebuah acara televisi, Zeby melihat Rio mengaku penasaran dengan komodo. Dia langsung menawarkannya dan Rio pun setuju. Konon, Rio akan memasang gambar komodo di mobil balapnya.
Aksi lain dilakukan Zeby. Ketika gitaris legendaris Saul Hudson alias Slash bertandang ke Indonesia pada Agustus tahun lalu, wartawan bertanya apa yang diketahui Slash tentang Indonesia. Mantan personil grup rock Guns and Roses itu menjawab enteng: komodo dan ular.

Zeby segera memburu Slash. Dia bertemu langsung dan bertatap muka dengan punggawa Slash’s Snakepit itu. Zeby menyodorkan poster kampanye komodo untuk diteken rocker gondrong itu. Mereka juga sempat berfoto dengan Slash mengungkapkan dukungannya. Sayang, saat dikirim, panitia Tujuh Keajaiban Dunia tidak bisa menampilkannya di situs. Sebab, dalam foto tersebut Slash mengenakan kaus bergambar jari tengah mengacung. “Sayang sekali ya,” katanya.

Zeby memang ingin komodo menjadi salah satu tujuh keajaiban dunia. Namun, tujuan utama Zeby sejatinya bukan itu. Dia ingin agar komodo menjadi salah satu upaya untuk berkampanye tentang pemanasan global. Sebab, komodo merupakan satu-satunya hewan prasejarah yang masih hidup. Dia memiliki gen yang sama dengan dinosaurus.
“Ada atau tidak ada vote, saya akan terus mengampanyekan komodo. Komodo membawa pesan dari zaman prasejarah agar kita benar-benar menjaga alam,” ujar wanita yang juga aktif sebagai penyuluh di Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) ini.(jpnn)


YM

 
PLN Bottom Bar