Sabun Khusus Pencuci Batik

10:05, 26/11/2010
Sabun Khusus Pencuci Batik
SABUN: Cairan sabun pencuci khusus kain batik buatan Jepang ini dibanderol Rp20 ribu.//istimewa

Seperti Anda ketahui, batik adalah kain yang spesial. Umumnya, kain batik dikenakan untuk acara-acara khusus.
Seperti pada saat upacara pernikahan, upacara keluarga, dan lainnya. Supaya tidak cepat rusak atau pudar, kain batik harus dirawat dengan baik dan benar.

Menyadari arti penting batik bagi bangsa Indonesia, PT KAO yang berdiri sejak 25 tahun di Indonesia berusaha mengembangkan cairan pencuci khusus untuk batik.

Perusahaan Jepang ini mengeluarkan cairan pencuci batik yang diberi nama Attack Batik Cleaner. “Kami sering mendapatkan telepon dari pelanggan yang menanyakan apakah kami memiliki produk pencuci khusus untuk batik,” terang Diana Laksmono, Category Manager, Marketing Division.

Peluncuran Attack Batik Cleaner ini dikemas dengan kerjasama bersama desainer Edward Hutabarat untuk mengkampanyekan keindahan dan nilai luhur dari batik itu kepada masyarakat. Kampanye tersebut diberi nama “Cintaku Pada Batik Takkan Pernah Pudar”.

“Banyak konsumen memisahkan batik dari pencucian baju lain. Kain batik itu pun dirawat dengan sungguh-sungguh, tidak dikucek, tidak diperas, dan tidak dijemur langsung di bawah matahari. Bahkan ada yang mencuci baju batik dengan shampo bayi atau sabun badan yang dikira lebih lembut.

Kini, kami berupaya membuat sabun yang cukup lembut untuk batik tanpa merusak kainnya,” ujar Seiji Kikuta, Senior Manager Product Development PT KAO Indonesia.

Produk yang hanya diciptakan untuk konsumen Indonesia ini dikeluarkan dalam bentuk botolan dengan isi 270 ml. Tersedia di toko-toko besar dengan harga sekitar Rp20.000.

Untuk kain batik baru, cara pencuciannya mirip pencucian baju biasa, namun untuk kain batik antik, perhatikan cara pencuciannya.

Ketika ditanyakan apakah produk ini seperti lerak yang dipercaya bisa menjaga warna batik dan apakah akan bersifat keras seperti deterjen lain, Diana menjawab,
“Produk ini tidak mengandung banyak fosfat, sehingga lebih lembut ketimbang pencucian dengan deterjen biasa. Lebih ramah lingkungan ketimbang deterjen biasa juga. Produk ini sifatnya untuk membersihkan, bukan untuk mengeluarkan warna dari batik itu.” (net/jpnn)


YM

 
PLN Bottom Bar