Panitia CPNS Batubara Dilapor ke Mabes Polri

10:54, 12/01/2011

MEDAN-Gerakan Rakyat Penyelamat Harta Negara (GERPHAN) melaporkan Rektor Universitas Indonesia (UI) dan Panitia Seleksi CPNS Daerah Batubara ke Mabes Polri, Selasa (11/1). Laporan tersebut terkait dugaan manipulasi kelulusan CPNS Daerah Batubara 2011.

Ir Janto Dearmando, Direktur GERPHAN, bersama Drs Didin Mahidin (Kordinator GERPHAN Sumut), Selasa (11/1) mengatakan, dari 362 orang yang diumumkan lulus oleh panitia, dari hasil scanning atau scoring tim UI hanya 91 pelamar yang lulus murni, sisanya 271 orang diduga kelulusannya dimanipulasi.

“Kami menduga rektor UI dan Panitia Seleksi CPNSD Kabupaten Batubara diduga berkolusi memanipulasi kelulusan peserta seleksi CPNSD Batu Bara tahun 2011. Dalam tanda bukti Lapor Nomor : TBL/10/I/2011/Bareskrim tanggal 10 Januari 2011,” tegas Dearmando.

“Berdasarkan surat Menpan RI nomor : B/3010/M.PAN-RB/10/2010 menyatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara mendapat jatah 370 formasi CPNSD yang terdiri dari tenaga pendidikan 156, tenaga kesehatan 75 dan tenaga teknis 139,” tegasnya.

‘’Kami meminta agar Bareskrim Mabes Polri dapat melakukan penyidikan CPNSD Gate dalam waktu yang sesegera mungkin, mengingat besar kemungkinan ada upaya masing-masing pihak yang dilaporkan untuk menghilangkan dan merusak bukti-bukti berupa data-data seleksi yang ada di Pemkab Batu Bara maupun di Universitas Indonesia,” tegas Didin.

Wakil Bupati Kabupaten Batubara Gong Matua Siregar Selasa (11/1) membenarkan adanya soal laporan dugaan penyelewengan kelulusan CPNS. “Saya setuju atas laporan yang disampaikan oleh masyarakat, agar persoalan ini terungkap,” katanya. Gong Matua mengatakan dari awal dia sudah melakukan antisipasi adanya dugaan penyelewengan kelulusan CPNS di Batu Bara. (rud)


YM

 
PLN Bottom Bar