Demo UISU Ricuh, Pimpinan Aksi Dicekik Satpam

10:32, 22/01/2011

MEDAN- Aksi unjukrasa yang dilakukan puluhan mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Jalan SM Raja Medan berakhir ricuh. Sebab, satpam kampus melarang aksi demo yang semula berjalan damai, Jumat (21/1) sekitar pukul 11.00 WIB.

Walau tetap dihadang satpam, mahasiswa tetap melakukan aksinya hingga bentrokan tak terhindarkan.
Pimpinan aksi, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UISU, M Hari Sugarna dicekik oleh satpam, sementara seorang mahasiswa Fakultas Fisip semester III, Hasbi mendapat pukulan oleh satpam ketika mengawal M Hari Sugarna berorasi.

Dikatakan Hari Sugarna, unjukrasa tersebut dilakukan sebagan sikap menentang kepemimpinan UISU versi Helmi Nasution dan Rektor Chairul Mursin. Pasalnya, berdasarkan rekomendasi Senat UISU diputuskan untuk diperpanjang pemilihan ulang rektor.

“Kami menuntut kejelasan rektorat untuk dipilih ulang karena hasil putusan senat pemilihan ulang rektor diperpanjang,” ujar Hasbi.

Menurutnya, yayasan Helmi melarang mahasiswa melakukan aksi unjukrasa karena tak terima kepemimpinannya yang dinilai illegal diprotes. Apalagi, pihak yayasan menunjuk rektor sendiri.

“Yayasan tidak memperdulikan rekomendasi dari senat. Padahal, lembaga mahasiswa seperti BEM sudah menghormati keputusan senat dan universitas karena sudah prosedural,” ucap Hasbi lagi di dalam kampus UISU.
Lanjut Hasbi, unjukrasa mahasiswa dilakukan juga untuk mempertanyakan masalah Senat yang berhak memberikan keputusan. Dimana mahasiswa dilarang yayasan melalui seluruh pegawainya dengan memerintahkan Satpam dan oknum preman untuk melarang mahasiswa dengan aksi anarkis.

“Seharusnya senat yang berhak, tapi ini malah yayasan yang memberikan Surat Keputusan (SK). Kami minta kejelasan,” kesalnya. Ricuh di Kampus UISU dapat kembali normal setelah perwakilan mahasiswa diperbolehkan menjumpai yayasan dengan pengawalan polisi berpakaian preman. (mag-1)


YM

Kata kunci pencarian berita ini:

 
PLN Bottom Bar