Dokter Puskesmas akan Dirotasi

10:04, 27/01/2011

MEDAN- Puskesmas Rawat Inap Belawan di Jalan Stasiun, Komplek PJK, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Hal itu disebabkan, tenaga dokter yang bertugas di puskesmas tersebut hanya empat orang. Sementara pasien yang berobat mencapai 150 pasien setiap harinya.

Terkait persoalan ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Medan Dr Edwin Effendi MSc saat ditemui Sumut Pos di ruang kerjanya, Rabu (26/1) mengatakan, Dinkes Kota Medan akan melakukan evaluasi terhadap puskesmas-puskesmas yang ada. Khususnya untuk tenaga dokter yang dibutuhkan.

“Kita akan lihat jumlah tenaga dokter yang dibutuhkan dalam satu Puskesmas. Karena, dalam satu Puskesmas itu berbeda-beda tingkat kebutuhan dokternya. Ada satu Puskesmas yang jatah dokternya dua orang saja, ada yang tiga dan empat. Untuk Puskesmas Belawan, kebutuhan dokternya sebenarnya hanya tiga orang saja. Dan sudah ditambah satu lagi, sekarang sudah menjadi empat orang. Meskipun sudah ditambah, jika memang masih kurang maka akan kita perhitungkan akan ditambah lagi atau tidak. Misalnya, di Puskesmas Kampung Baru hanya dibutuhkan dua orang dokter, tapi di sana ada empat dokter. Bias saja nanti dua orang dokter lainnya itu akan dialihkan ke Puskesmas Belawan,” terang Edwin.

Edwin kembali menjelaskan, Dinas Kesehatan Kota Medan juga akan melakukan rotasi terhadap petugas-petugas dokter di setiap kecamatan.

Hal ini dilakukan, agar terjadi kesamaan tugas bagi dokter-dokter tersebut. Dalam artian, tidak ada lagi kesan bahwa ada dokter di puskesmas ini yang tidak ada kerjanya karena ketiadaan pasien. Kondisi yang seperti itu, maka dokter tersebut akan dialihkan ke puskesmas yang memiliki banyak pasien.
“Rotasi ini akan dilakukan setiap tiga bulan sekali. Jadi, tidak ada lagi dokter di puskesmas yang satu sangat sibuk karena banyak pasien, sementara dokter lainnya di puskesmas lainnya hanya duduk-duduk saja,” ungkapnya.(ari)


YM

Kata kunci pencarian berita ini:

 
PLN Bottom Bar