Sindikat Rompak Internasional Ditangkap

10:42, 27/01/2011
Sindikat Rompak Internasional Ditangkap
DIRINGKUS: Sembilan pelaku perompakan kapal sembako berbendera Indonesia MV Lucky Star 8 yang ditangkap di perbatasan Indonesia, Singapura dan Malaysia, Selasa (25/1). //M Noor Kanwa/Batam Pos/jpnn

BATUAMPAR- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam meringkus sembilan pelaku perompakan kapal sembako berbendera Indonesia MV Lucky Star 8 di perbatasan Indonesia, Singapura dan Malaysia sekitar pukul 23.30 WIB, Selasa (25/1) lalu. Dua diantara para perompak ini adalah warga negara Singapura dan Malaysia.

Komandan Lanal Batam, Kolonel Laut (P) Iwan Isnurwanto mengungkapkan, warga negara Singapura yang tertangkap itu bernama Muhamad Yasid Bin Hasan,42, sedangkan WN Malaysia yang juga diringkus bernama Hamzah,46. Selain keduanya, TNI AL juga mencokok tujuh warga negara Indonesia asal Batam bernama Setiawan,44, Hamzah Bin Udase,43, Sumanto,45, La Ode Omoru,39, La Ode Eje,37, David Yanto,45, dan Kusni,42. (lihat tabel).
“Mereka terindikasi tengah melakukan perompakan kapal yang berlayar dari Dumai, Riau menuju Thailand,” ujar Iwan Isnurwanto kepada wartawan di mako Lanal Batam kemarin (26/1).

Kawanan rompak ini kata alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1988 ini diringkus di atas kapal MV Lucky Star 8 pada posisi 01’16’24 U – 104’07’48 T perairan Batam. Mereka diringkus dalam patroli pengamanan alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) yang dilakukan kapal perang KRI Kelabang 826 yang dikomandoi oleh Mayor Laut (P) Bambang Wasito.

“Kapal ini diduga telah dikuasai perompak ini sejak dua atau tiga hari lalu,” kata Iwan. Perompakan itu diketahui setelah pihak KRI Kelabang mendapat informasi tentang adanya dugaan perompakan kapal di Selat Malaka dari jarak 2,3 mil laut dari posisi keberadaan kapal perang yang tengah berpatroli itu.

Siluet yang terpancar dari kapal bertonase 200 GT langsung didekati KRI. Upaya penguasaan kapal dan penyelamatan terhadap 13 ABK dilakukan. Dilengkapi senjata laras panjang, anggota TNI AL langsung bereaksi. Rupanya diatas kapal kata Iwan, 13 ABK MV Lucky Star 8 itu telah ditelanjangi dan disekap di atas haluan kapal oleh para perompak yang bersenjatakan kapal.

Walau dalam penyekapan perompak, 13 ABK itu dalam kondisi selamat bahkan tidak terluka. Perompak berusaha menguasai kapal dan berniat membawanya ke perairan Malaysia. Kapal yang dinahkodai Nur Cholis itu berhasil dikuasai TNI AL tanpa baku tembak. Para perompak langsung dievakuasi ke KRI Kelabang untuk selanjutnya diperiksa.(spt/jpnn)enyidikan terhadap para perampok itu di mako lanal.(spt)


YM

 
PLN Bottom Bar